
Kue tidak mengembang, terlalu manis, terlalu keras, tekstur kurang lembut adalah beberapa masalah yang kerap dihadapi saat membuat kue. Mungkin OpenRicers pernah mengalaminya bukan? Kejadian tersebut kadang membuat frustasi dan enggan mencoba lagi saat gagal membuat kue. Padahal membuat kue sebenarnya mudah lho guys, asal mengetahui triknya. Nah, info seputar kuliner berikut akan mengulas beberapa 'rahasia' membuat kue sesempurna chef pastry. Simak ya!
1. Teknik pencampuran bahan
Pada dasarnya membuat kue adalah teknik mencampur serangkaian bahan dalam urutan tertentu yang menyebabkan reaksi kimia. Teknik mencampur yang benar akan mendapatkan kue yang lembut, tekstur yang halus dan tingkat kelembaban yang pas. Teknik sederhananya adalah memisahkan bahan kering dan bahan basah lalu menyatukan keduanya dengan teknik mengaduk yang perlahan untuk 'memasukkan' udara ke dalam adonan. Fungsinya agar volume kue mengembang dengan sempurna. Pastikan kamu mengikuti urutan pencampuran bahan yang diintruksikan dalam resep ya guys.

2. Kenali cara pengoperasian oven
Setiap merk oven memiliki sistem pengoperasian yang berbeda-beda. Semakin canggih teknologi oven bisa jadi semakin rumit pengoperasiannya atau sebaliknya. Jadi ada baiknya kamu pelajari dan kenali dengan baik cara mengatur suhu yang tepat, pengaturantimer sampai pemakaian api atas dan api bawah. Perhatikan pula teknik memanggang yang dianjurkan dalam resep.
3. Pilih ukuran dan warna loyang yang tepat
Ukuran loyang sangat mempengaruhi hasil akhir kue. Termasuk mengatur seberapa banyak adonan yang harus dituang ke dalam loyang. Ada resep yang menginstruksikan adonan cukup diisi setengah penuh, seperempat penuh atau benar-benar penuh. Instruksi ini tidak boleh kamu abaikan ya guys sebab efeknya cukup fatal, adonan bisa meluber hingga tumpah atau saat mengembang bentuknya tidak cantik. Selain itu pemilihan warna loyang ikut berpengaruh, loyang berwarna hitam atau gelap biasanya membutuhkan pengurangan suhu sebesar 25 derajat dari suhu yang dianjurkan dalam resep dibandingkan dengan loyang berwarna perak.
4. Gunakan tepung yang tepat
Setidaknya ada tiga jenis tepung yang sering dipakai untuk membuat kue, tepung protein rendah, sedang dan tinggi. Ketiganya memiliki fungsi yang berbeda-beda karena mengandung tingkat gluten yang berbeda. Pada kemasan tepung biasanya sudah tertera keterangan fungsi tepung yang dimaksud. Selain tepung terigu ada juga tepung beras, tepung ketan, tepung maizena dan tepung sagu. Sekali lagi perhatikan dengan seksama fungsi masing-masing tepung agar tidak salah pemakaiannya.

5. Mengukur takaran bahan
Beberapa resep memberi takaran bahan dalam ukuran cup. Meskipun tepat ada baiknya konversikan ukuran cup ke dalam gram. Sebab, massa adalah satu-satunya cara yang akurat untuk mengukur bahan. Jadi penting untuk selalu menimbang pemakaian bahan. Chef profesional sekalipun tetap memakai timbangan untuk mengukur takaran yang tepat saat membuat resep kue.
6. Kenali fungsi unsur kimia pada setiap bahan
Bahan kue selalu menciptakan reaksi kimia tertentu saat dicampur dengan bahan lainnya. Ada baiknya kamu kenali fungsi unsur kimia yang terkandung pada setiap bahan sehingga memudahkan kamu melakukan teknik pencampuran bahan (poin 1). Salah satu contoh reaksi kimia saat mencampur bahan kue adalah pencampuran ragi dengan cairan (susu atau air). Mikroorganisme dalam ragi akan lebih cepat 'hidup' jika dilarutkan dengan cairan yang hangat ketimbang dingin. Semakin cepat 'hidup' maka semakin baik fungsi ragi mengembangkan adonan roti.
7. Dinginkan kue sebelum menghias
Menyantap kue selagi masih hangat memang nikmat. Namun tidak semua jenis kue cocok disajikan hangat. Sebagian besar justru lebih lezat disajikan dingin atau suhu ruang, apalagi jika kue harus dihias. Kue yang masih panas akan sulit untuk diberi frosting. Jadi pastikan kamu membiarkan kue dingin terlebih dahulu sebelum menghias ya.

8. Jangan ragu saat menghias kue
Hal yang salah saat menghias kue adalah sikap keragu-raguan. Tak perlu takut hiasan tidak secantik karya chef profesional OpenRicers. Hiaslah kue sesuai kreativitas kamu dan lihat hasilnya. Kamu akan memiliki ciri khas sendiri dari teknik menghias kue dengan kreasi kamu. Tidak perlu memakai alat yang mahal dan canggih, sendok, garpu atau spatula bisa dipakai untuk membuat pola-pola unik di permukaan kue. Be creative guys!
9. Gunakan bahan hiasan yang praktis
Membuat bahan hiasan membutuhkan ketelatenan, ketepatan dan teknik yang benar-benar mahir. Jika kamu belum menguasainya masih ada cara mengakalinya. Gunakanicing fondant siap pakai yang bisa kamu beli di toko bahan kue dan tinggal kamu beri warna sesuai kebutuhan, biasanya icing fondant berwarna putih. Teksturnya yang lunak seperti lilin malam akan cepat mengeras jika terpapar udara terlalu lama. Jadi sebaiknya kamu bekerja cepat saat memakai hiasan dari icing fondant.

Dengan trik di atas seharusnya kamu sudah bisa menaklukkan ketakutan kamu saat membuat kue ya. Kuncinya jangan takut gagal dan terus mencoba berulang-ulang. Semakin sering berlatih tentu hasilnya akan semain baik. Selamat berlatih dan be safety in the kitchen!
Thanks for sharing,.
BalasHapusvisit my site at http://bit.ly/2WOUG8M